Langsung ke konten utama

Tetaplah Bersemangat Kebahagiaan Menantimu

 


Nama : Mohamad Imron

NIM : 21086030043

Tetaplah Bersemangat  Kebahagiaan Menantimu

يَكُوْنُ الْخَيْرُ فِي الْأَكْثَرِ شَاقًا فِي الْحَالِ، حُلْوًا فِي الْمَأٰلِ، وَمِثَلُ فَاعِلِهِ مَثَلُ الَّذِي يَصْعَدُ فِي الْعَقَبَةِ الْكَئُوْدِ، لَا يَجِدُالْرَّحَةَ حَتَى إِلَى أَعْلَاهَا. (الحبيب عبدالله بن علويّ الحداد الحضرمي الشّافعيّ)

“Kebanyakan amal kebaikan itu terasa pahit, terasa berat seketika itu juga, dan akan terasa manis di masa yang akan datang, dan contoh orang melakukan amal kebaikan tersebut seperti halnya seseorang yang sedang naik pada jalan yang terjal juga sulit di lalui, yang tidak menemukan akan kelancaran dalam perjalanan tersebut sehingga sampai pada puncaknya puncaknya”.

(Kutipan Kitab Hikam karangan Habib Abdullah bin Alwi Al-Hadad Al-Hadromi As-Syafii)

Kehadiran agama Islam yang dibawa Nabi Muhammad Saw. Diyakini dapat menjamin terwujudnya kehidupan manusia yang sejahtera lahir dan batin. Di dalamnya terdapat berbagai petunjuk tentang bagaimana seharusnya manusia itu menyikapi hidup dan kehidupan ini secara lebih bermakna dalam arti yang seluas-luasnya.

Kesejahteraan lahir dan batin seseorang tidak lepas dari amal kebaikannya, dimana seseorang akan merasa sejahtera, bahagia, tentram dikala ia menikmati akan hasil dari proses kebaikan tersebut. Dunia ini, dikatan sebagai nerakanya orang-orang yang beriman kepada Allah SWT dan surganya orang-orang yang beriman, yang mana dalam melakukan amal kebaikan di dunia ini akan terasa berat, susah, males dan lain sebagainya, akan tetapi kita sebagia mu’min jangan sedih akan hal itu.

Dikatakan bahwa orang melakukan kebaikan ibarat orang yang sedang mendaki gunung, yang mana dalam perjalanannya banyak rintangan, hambatan yang harus dilalui seperti halnya kelelahan, kehujanan, hypotermia, jatuh ke jurang, badai, kehabisan logistik, bertengkar dengan teman, rasa pesimis, gangguan mahluk lain, kesurupan dan lain sebagainya ( bagi yang berpengalaman akan tahu rasanya), bagi yang pesimis, tidak sabar dan tidak kuat dalam perjalanannya pasti ia akan turun tidak melanjutkan perjalanan tersebut. Akan tetapi sesampainya di puncak dari gunung tersebut semua rintangan dan hambatan tersebut akan sirna dengan sendirinya dan akan di gantikan dengan keindahan alam yang mahal untuk di lihat, yang tidak semua orang bisa melakukannya, yang semua itu merupakan hadiah, kenikmatan dan hasil dari susah payah melintasi track jalur tersebut.

Begitu pula dengan amal kebaikan dalam prosesnya tidak ada yang terasa mudah, pasti ada rintangan yang mengikuti, jikalau tidak kuat akan rintangan dan hambatan tersebut, ya dipastikan ia tidak akan melakukannya. Tetapi jangan lupa dibalik kesusahan tersebut, Allah SWT menggantinya dengan kenikmatan yang sangat indah, kenikmatan yang tidak ada seseorang bisa merasakn kecuali orang tersebut.

Subhanallah .....

Maha Besar Allah .....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Welcome To Campus Merdeka

Nama                  : Muhammad Faiz Amali NIM                    : 21086030046 Mata Kuliah    : Tafsir dan Hadis Tarbawi Pengampu           : Dr. Faqihuddin Abdul Kodir, M.A   Welcome To Campus Merdeka             Selama ini pada dasarnya sebuah kampus sendiri menerapkan sistem pembelajaran dengan SKS yang hampir keseluruhan mengharuskan adanya kegiatan belajar didalam kelas. Ini menunjukkan kurangnya kemerdekaan belajar yang harus dijalankan oleh setiap mahasiswa dalam melakukan pembelajarannya.   Apa itu Merdeka belajar?                       Merdeka belajar adalah memberi kebebasan dan otonomi kepada  lembaga pendiikan, dan merdeka  dari birokratisasi, dosen dibebaskan dari birokrasi vang berbelit sert...

HAID (MENSTRUASI) DALAM TINJAUAN HADIS

  Nama                           : Mohammad Syahru Assabana Prodi                            : PAI-C NIM                             : 210860300 44 Mata Kuliah               : Tafsir dan Hadits Tarbawi   HAID (MENSTRUASI) DALAM TINJAUAN HADIS   Haid adalah darah yang dikeluarkan dari rahim apabila perempuan telah mencapai usia balig. Setiap bulan perempuan mengalami masa-masa haid dalam waktu tertentu. Jangka waktu haid minimal sehari semalam dan maksimal selama lima belas hari, namun umumnya adalah enam atau tu...

Haid (Menstruasi) dalam Tinjauan Hadis

  Nama                    : Umi Azizaturrosyidah Prodi                     : PAI-C NIM                       : 21086030051 Mata Kuiah           : Tafsir dan Hadits Tarbawi      Haid (Menstruasi) dalam Tinjauan Hadis Kewenangan dan hak pada perempuan dalam menentukan pilihan dan mengontrol tubuh, seksualitas, dan alat serta fungsi reproduksinya dapat dimulai dari adanya penelitian tentang hak reproduksi. Salah satu permasalahan yang dilekatkan pada perempuan adalah haid (menstruasi). Haid (menstruasi) merupakan siklus biologis-kodrati yang dialami perempuan dalam kelangsungan kesehatan reproduksi perempuan. Menstruasi sesungguhnya merupakan proses biologis yang terkait dengan pencapaian pematangan seks, kesuburan, kesehatan tubuh, dan perubahan (p...