PORTOFOLIO MINGGU KE -10
Nama : FADLULLAH
Alamat : Jln Pamijen Desa
Sampih Kecamatan Susukan Lebak
E- Mail :fadlufadlo@gmail.com
Semester : 1( SATU) C
MATERI
TEMA TEMA TAFSIR HADIS TARBAWI
aspek yang pertama dan utama dalam pengembangan pendidikan karakter adalah landasan-landasannya. Adapun yang dimaksud dengan landasan di sini adalah atas dasar apa pendidikan karakter ini lahir. Atau dapat juga di deskripsikan dengan sebuah pertanyaan “Mengapa karakter-karakter yang mulia ini lahir?. Maka, jawaban dari pertanyaan ini adalah yang disebut dengan landasanlandasannya. Islam merupakan agama yang sempurna, sehingga setiap ajaran yang ada dalam Islam memiliki dasar pemikiran, begitu pula dengan pendidikan karakter. Adapun yang menjadi dasar pendidikan karakter adalah alQur’an , Al-hadits dan Takwa, dengan kata lain dasar-dasar yang lain senantiasa dikembalikan kepada alQur’an ,al-Hadis serta ketakwaan kepada Allah SWT. Dalam Islam, karakter atau akhlak mempunyai kedudukan penting dan dianggap mempunyai fungsi yang vital dalam memandu kehidupan masyarakat. Sebagaimana firman Allah SWT di dalam Al-Qur’an surat An-Nahl ayat 90. Ayat tersebut menjelaskan tentang perintah Allah yang menyuruh manusia agar berbuat adil, yaitu menunaikan kadar kewajiban berbuat baik dan terbaik, berbuat kasih sayang pada ciptaan-Nya dengan bersilaturrahmi pada mereka serta menjauhkan diri dari berbagai bentuk perbuatan buruk yang menyakiti sesama dan merugikan orang lain. Melalui ayat di atas dapat dipahami bahwa ajaran Islam serta pendidikan karakter mulia yang harus diteladani agar manusia yang hidup sesuai denga tuntunan syari’at, yang bertujuan untuk kemaslahatan serta kebahagiaan umat manusia. Islam merupakan agama yang sempurna, sehingga tiap ajaran yang ada dalam Islam memiliki dasar pemikiran, begitu pula dengan pendidikan karakter. Adapun yang menjadi dasar. pendidikan karakter adalah alQur’an dan alHadits, dengan kata lain dasar-dasar yang lain senantiasa dikembalikan kepada al-Qur’an dan al-Hadits. Kemudian, ada sebuah ayat Al-qur’an lagi yang menjadi dasar pendidikan karakter adalah berfirman didalam Al Quran surah al-Isra’ ayat 23, yang artinya Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaikbaiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Ayat ini merupakan salah satu ayat yang memuat materi pendidikan yang harus ditanamkan dalam lingkungan keluarga. Perintah Allah yang termaktub di dalam ayat ini, mencakup bidang pendidikan karakter (akhlak) berupa Aqidah, ibadah dan akhlak yang harus terbina bagi seorang anak. Demikian juga peran serta orang tua dalam memberikan bimbingan moral dan keluhuran dalam upaya membentuk karakter anak yang berkualitas.Sementara itu jika kita lihat dari petunjuk hadits, ada beberapa hadits yang bisa kita jadikan dasar bagi pembentukan karakter anak : :” Dari „Amar bin Syu‟aib, dari ayahnya dari kakeknya ra., ia berkata: Rasulullah saw. Bersabda: “perintahlah anak-anakmu mengerjakan salat ketika berusia tujuh tahun, dan pukullah mereka karena meninggalkan salat bila berumur sepuluh tahun, dan pisahlah tempat tidur mereka (lakilaki dan perempuan)!”. (HR.Abu Daud dalam kitab sholat) Hadits ini mengisyaratkan bahwa pembentukan karakter anak hendaklah melalui tahapan-tahapan yang dimulai ketika anak masih masa kanak-kanak, bahkan ketika anak masih berbentuk janin di dalam kandungan. Kemudian yang menjadi tujuan akhir dari pendidikan karakter adalah membentuk pribad
Komentar
Posting Komentar