Langsung ke konten utama

METODE METODE DALAM TAFSIR TARBAWI

 


PORTOFOLIO MINGGU KE -7

Nama               : FADLULLAH

Alamat             : Jln Pamijen Desa Sampih Kecamatan Susukan Lebak

E- Mail            :fadlufadlo@gmail.com

Semester          : 1( SATU) C

 

MATERI

METODE METODE DALAM TAFSIR  TARBAWI

Pada pertemuan membahas tentang metode-metode yang ada dalam al-Quran dan Hadits. Bu Firna dan Ratu menyampaikan beberapa metode yang sudah ditafsirkan dari ayat Quran. Dari ayat-ayat yang disebutkan muncullah metode tarbawi atau metode untuk mendidik. Misalnya metode ceramah dan diskusi terdapat dalam surat an-Nahl ayat 125. Atau metode contoh (suri tauladan) dan ajakan terdapat dalam surat al-Maidah ayat 67.

Dengan runut kedua presenter menyampaikan secara umum metode-metode yang umumnya kita kenal ada 7 dengan penguatan melalui penjelasan ayat al-Quran. Diantaranya metode hiwar (percakapan), kisah, amtsal (perumpamaan), keteladanan, pembiasaan, ‘ibrah (menggali hikmah dan pelajaran) dan mau’izah (nasehat atau motivasi), dan metode targhib (reward) dan tarhib (punishment). Semua itu dituturkan bersamaan dengan ayat Qurannya.

Namun Dr Faqih menuturkan bahwa penyampaian tersebut perlu ada gagasan, atau yang dimaksud beliau adalah apa sebenarnya yang ingin disampaikan dari metode tarbawi? Beliau memberikan arahan serta contohnya dengan salah satu ayat saja atau salah satu metode saja, tapi bisa digali lebih dalam sehingga melahirkan gagasan.

Misal memulai ayat tersebut dengan pertanyaan. Bagaimana suarat al-Maidah ayat 67 bisa dikatakan ayat tarbawi? Siapa yang pertama kali mengatakan bahwa ayat tersebut adalah ayat tarbawi? Apakah Rasulullah menyebutkan ayat tersebut sebagai ayat tarbawi? Dari pertanyaan tersebut maka akan muncul gagasan, agar menjadi argumentatif maka diperluka literature review.

Contohnya, dengan tafsir bil ma’tsur atau bil ra’yi dari surat al-Maidah ayat 67. Atau dicari asbabun nuzulnya, sehingga ayat tersebut lebih nyata dikategorikan sebagai ayat tarbawi. Bisa juga mencari fatwa, jurnal, buku kontemporer, kitab/tafsir yang akan menguatkan bahwa al-Maidah ayat 67 itu adalah ayat tarbawi untuk metode suri tauladan dan ajakan langsung kepada anak didik.

Intinya, Dr Faqih ingin kita (sebagai mahasiswa) berfikir lebih kritis dan meyampaikan gagasan yang kuat. Tidak hanya memindahkan pendapat satu ke pendapat lain, sumber satu ke sumber lain, tapi mahasiswa S2 harus mulai berpikir epistemology. Jika dikaitkan dengan al-Maidah ayat 67 tadi, maka kita harus berpikir bagaimana seorang penulis buku tertentu sampai pada kesimpulan bahwa surat al-Maidah ayat 67

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Welcome To Campus Merdeka

Nama                  : Muhammad Faiz Amali NIM                    : 21086030046 Mata Kuliah    : Tafsir dan Hadis Tarbawi Pengampu           : Dr. Faqihuddin Abdul Kodir, M.A   Welcome To Campus Merdeka             Selama ini pada dasarnya sebuah kampus sendiri menerapkan sistem pembelajaran dengan SKS yang hampir keseluruhan mengharuskan adanya kegiatan belajar didalam kelas. Ini menunjukkan kurangnya kemerdekaan belajar yang harus dijalankan oleh setiap mahasiswa dalam melakukan pembelajarannya.   Apa itu Merdeka belajar?                       Merdeka belajar adalah memberi kebebasan dan otonomi kepada  lembaga pendiikan, dan merdeka  dari birokratisasi, dosen dibebaskan dari birokrasi vang berbelit sert...

HAID (MENSTRUASI) DALAM TINJAUAN HADIS

  Nama                           : Mohammad Syahru Assabana Prodi                            : PAI-C NIM                             : 210860300 44 Mata Kuliah               : Tafsir dan Hadits Tarbawi   HAID (MENSTRUASI) DALAM TINJAUAN HADIS   Haid adalah darah yang dikeluarkan dari rahim apabila perempuan telah mencapai usia balig. Setiap bulan perempuan mengalami masa-masa haid dalam waktu tertentu. Jangka waktu haid minimal sehari semalam dan maksimal selama lima belas hari, namun umumnya adalah enam atau tu...

Haid (Menstruasi) dalam Tinjauan Hadis

  Nama                    : Umi Azizaturrosyidah Prodi                     : PAI-C NIM                       : 21086030051 Mata Kuiah           : Tafsir dan Hadits Tarbawi      Haid (Menstruasi) dalam Tinjauan Hadis Kewenangan dan hak pada perempuan dalam menentukan pilihan dan mengontrol tubuh, seksualitas, dan alat serta fungsi reproduksinya dapat dimulai dari adanya penelitian tentang hak reproduksi. Salah satu permasalahan yang dilekatkan pada perempuan adalah haid (menstruasi). Haid (menstruasi) merupakan siklus biologis-kodrati yang dialami perempuan dalam kelangsungan kesehatan reproduksi perempuan. Menstruasi sesungguhnya merupakan proses biologis yang terkait dengan pencapaian pematangan seks, kesuburan, kesehatan tubuh, dan perubahan (p...