Nama : Devi Imron Rosadi
Nim : 21086030038
Prodi : PAI C
Mata Kuliah : Tafsir
Tugas : Ke 3
"Ngopi bareng mudir" Kuy
Sebuah ajakan dan gagasan yang sangat sederhana dan mengena ke
semua kalangan bahkan dengan bahasa kekinian ala milenial saat ini, sangat
jelas menggambarkan akan suasana keakraban, kekeluargaan dan kebersamaan.
Pagi hari ahad sangatlah istimewa karena tidak hanya memenuhi
undangan Alloh Swt, mengamalkan perintah rosulullah Saw juga adanya ajakan dari
pimpinan pondok atau biasa disebut dengan _mudirul ma'had_. Suasana pagi yang
sudah jelas dan gamblang di sampaikan rosul tercinta yaitu lebih baik dari pada
dunia dan seisinya, bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh kita saat ini.
Tidak hanya sebuah ajakan, beliau langsung hadir memimpin,
mengajak, bahkan membacakan kalam ilahi di ikuti dengan lantunan shalawat khas
di suasana pagi yg sangat sejuk menyapa kita semuanya. Sungguh sangat indah
sekali. Tidak berhenti disana beliaupun langsung memanggil jamaah dengan suara
adzan yg menggema membangunkan jamaah yang masih terlelap dalam mimpinya,
bahkan langsung mengimami shalat subuh dengan ayat-ayat di sepertiga akhir juz
1 dengan suara yg indah pada qolbu di lanjutkan dengan memimpin al-matsurat dan
kultum. Saya pribadi menggambarkan mungkin seperti ini pemimpin dan teladan
kita rosululloh Saw mengajarkan kepada sahabat-sahabatnya yang mulia. Allohumma
sholli ala sayyidina Muhammad...
Canda, tawa, saling menyapa dengan semua kalangan seolah bukan
antara atasan dan bawahan, bukan antara pimpinan dan binaan, bukan garis
komando struktur ke bawahnya... Tiada sekat semua lepas dengan di barengi
secangkir kopi, gorengan dan sebungkus nasi uduk yang di bandrol 3 ribu rupiah.
Harga yang sangat murah bahkan di bandingkan dengan es krimnya anak2 kita tapi
begitlah suasana keakraban dan kekeluargaan yang sangat indah di tempat yang
mulia dan di waktu yang sangat istimewa.
Tidak ada raut muka yang tidak bahagia, semuanya yang hadir
merasakan hal yang sama akan sebuah kebahagiaan di waktu pagi tentunya bersama
pimpinan para kadiv, kabag dan semuanya yang semua itu berbaur tidak ada yang
membawa jabatan itu semua karena semuanya melebur dengan bahagianya santapan
ala kadarnya akan tetapi menumbuhan jiwa2 yang semangat, peduli, saling
menyapa, saling tersenyum dan saling mendoakan. Insya Alloh di dunia kita
bersama di akhirat jannah firdaus kita bersama...
Komentar
Posting Komentar