Prodi : PAI C
Mata kuliah : Tafsir Dan Hadist Tarbawi
Satu tahun lebih pandemi
covid 19 telah merubah pola tatanan di seluruh
dunia, termasuk indonesia. Sektor pendidikan sangat terpukul saat
datangnya pandemi ini, di tengah bayang-bayang pandemi covid 19 kita sebagai
mahasiswa tidak boleh kalah dengan dalam upaya membekali diri dalam dalam
mencari ilmu. Kondisi pendidikan di masa pandemi ini menjadi perhatian serius
oleh dari pemerintah, gebrakan demi gebrakan sudah di lakukan untuk mengatasi
masalah dalam dalam belajar mengajar, salah satunya gebrakan Merdeka Belajar. Gebragan
Belajar Merdeka yang di gaungkan olek Kemendikbud tersebut rupanya di
laksanakan oleh Dr. H. Faqihuddin Abdul Qodir, MA untuk perkuliahan saya dalam
mata kuliah Tafsir Dan Hadist Tarbawi.
Alhamdulillah kuliah perdana
telah kami ikuti pada hari sabtu tanggal 4 september 2021 dari pukul 14.40
sampai 14.45 WIB melalui Zoom Metting,
dalam kuliah perdana tersebut di awali dengan pengenalan diri mahasiswa, mulai
dari nama, asal daerah dan program study ketika Srata I, kegiatan seperti ini
memeng harus dilaksanakan guna mengetahui latar belakang dari mahasiswa
tersebut juga untuk menunjang pembelajaran mata kuliah Tafsir Dan Hadist
Tarbawi ke depan.
Awal penyampaian dari
pertemuan tersebut, beliau memberi pemaparan tentang pentingnya niat dalam
setiap melakukan sesuatu, terlebih dalam menunut ilmu. Karena dengan niat yang
baik insya Allah akan mendapatkan hasil yang baik pula, akan tetapi tidak hanya
dengan niat yang baik tanpa adanya usaha lain, dalam belajar merdeka ini untuk
memperkuat keniatan, kita harus mempersiapkan konsep 3P yaitu:
·
Perencanaan
Perencanaan
merupakan suatu bentuk kegiatan yang sudah terkoordinasi demi mencapai suatu
tujuan yang sudah di tentukan waktunya. Sehingga dalam perencanaan akan
terdapat berbagai kegiatan pengujian pada beberapa arah pencapaian, menganalisa
seluruh ketidakpastian, menilai kapasitas, menentukan tujuan pencapaian dan
menetukan langkah dalam pencapaianya. Maka dari itu, beliau berpesan agar dalam
perkuliahan ini.
·
Prioritas
Prioritas
merupakan sebuah keadaan dimana seseorang atau sesuatu di anggap penting di bandingkan
dengan yang lainnya. Dalam hal ini, perjalanan menuntut ilmu di program pasca
harus diprioritaskan juga fokus, agar segala apa yang menjadi kewajiban sebagai
mahasiswa bisa terstuktur dan tentunya menghasilkan output yang maksimal dan
tepat waktu.
·
Proaktif
Pribadi proaktif
cenderung berfikir sebelum bertindak, sederhananya mampu memilih respon atau
tanggapan. Ciri orang yang proaktif antara lain, tidak mudah tersinggung jika
ada orang yang mengkritik atau menyalahkan, bertanggung jawab atas apa yang
sudah di kerjakan, merubah diri agar tidak selamanya pada sesuatu yang tidak di
sukai, berfikir posistif pada suatu keadaan dan pastinya memiliki arah tujuan
hidup yang jelas. Maka dari itu kita sebagai orang yang berpendidikan harus
memiliki sikap proaktif dalam kehidupan sehari-hari.
Selain
memaparkan konsep 3P ( perencanaan, prioritas dan proaktif ), beliau juga
menjelaskan 4K ( kritis, kreativ, komunikatif dan kolaborasi ). Sebagai
mahasiswa yang notabenya sebagai agen of
change, baik di kampus atau di luar kampus, mahasiswa di tuntut memiliki 4K, yaitu:
-
Kritis
Mahasiswa harus berani mengkritik
tehadap sesuatu hal, yang mana hal tersebut tidak sesuai dengan aturan atau
norma yang ada.
-
Kreativ
Mahasiswa harus memiliki kreativas, yang mana dengan
kreativitas tersebut akan memunculkan ide, gagasan, konsep baru atau hubungan
baru antara ide, gagasan dan konsep yang sudah ada.
-
Komunikatif
Daalam artian mahasiswa harus
mempnyai komunikasi yang efektif, yang mana dengan adanya komunikasi tersebut
akan meningkatkan kemampuan berhubungan dengan berbabgai macam oarang dan mengetahui
berbagai kondisi.
-
Kolaborasi
Manusia merupakan makhluk
sosial dalam arti manusia tidak bisa hidup sendirian, jika ada manusia yang
tidak berhubungan atau tidak berkolaborasi dengan sesama manusia lainnya, maka
orang tersebut belum dikatakan manusia. Sebagai mahasiswa harus pandai
berkolaborasi, berhubungan dengan masyarakat agar tercipta lingkungan sosial
yang sehat dan juga produktif.
Penyampaian
terakhir oleh Dr. H. Faqihuddin Abdul Qodir, MA dalam perkuliahan mata kuliah
Tafsir Dan Hadist Tarbawi ialah uraian tentang kisi-kisi umum yang jumlanya ada
14 macam dan yang paling menarik dari sistem Belajar Merdeka yang beliau
terapkan ialah memanfaatkan teknologi yang ada yaitu Blog, yang mana tugas-tugas yang dimasukan di layanan Blog tersebut akan menjadi nilai
tersendiri, akan menjadi memori yang nantinya bisa di akses pada waktu yang
akan datang dan juga akan menjadi bahan perbandingan antara karya tulis
sekarang dengan karya tulis di masa yang akan datang.
Syukron Katsir, demikian yang bisa saya
sampaikan, saran dan masukan tentunya saya tunggu dari Bapak Dosen dan
Sahabat-Sahabat semua untuk perbaikan dalam pembuatan tulisan ini.

Komentar
Posting Komentar