Langsung ke konten utama

Welcome To Belajar Merdeka

 Nama              : Mohamad Imron

Prodi               : PAI C

Mata kuliah    : Tafsir Dan Hadist Tarbawi

Satu tahun lebih pandemi covid 19 telah merubah pola tatanan di seluruh  dunia, termasuk indonesia. Sektor pendidikan sangat terpukul saat datangnya pandemi ini, di tengah bayang-bayang pandemi covid 19 kita sebagai mahasiswa tidak boleh kalah dengan dalam upaya membekali diri dalam dalam mencari ilmu. Kondisi pendidikan di masa pandemi ini menjadi perhatian serius oleh dari pemerintah, gebrakan demi gebrakan sudah di lakukan untuk mengatasi masalah dalam dalam belajar mengajar, salah satunya gebrakan Merdeka Belajar. Gebragan Belajar Merdeka yang di gaungkan olek Kemendikbud tersebut rupanya di laksanakan oleh Dr. H. Faqihuddin Abdul Qodir, MA untuk perkuliahan saya dalam mata kuliah Tafsir Dan Hadist Tarbawi.

Alhamdulillah kuliah perdana telah kami ikuti pada hari sabtu tanggal 4 september 2021 dari pukul 14.40 sampai 14.45 WIB melalui Zoom Metting, dalam kuliah perdana tersebut di awali dengan pengenalan diri mahasiswa, mulai dari nama, asal daerah dan program study ketika Srata I, kegiatan seperti ini memeng harus dilaksanakan guna mengetahui latar belakang dari mahasiswa tersebut juga untuk menunjang pembelajaran mata kuliah Tafsir Dan Hadist Tarbawi ke depan.

Awal penyampaian dari pertemuan tersebut, beliau memberi pemaparan tentang pentingnya niat dalam setiap melakukan sesuatu, terlebih dalam menunut ilmu. Karena dengan niat yang baik insya Allah akan mendapatkan hasil yang baik pula, akan tetapi tidak hanya dengan niat yang baik tanpa adanya usaha lain, dalam belajar merdeka ini untuk memperkuat keniatan, kita harus mempersiapkan konsep 3P yaitu:

·         Perencanaan

Perencanaan merupakan suatu bentuk kegiatan yang sudah terkoordinasi demi mencapai suatu tujuan yang sudah di tentukan waktunya. Sehingga dalam perencanaan akan terdapat berbagai kegiatan pengujian pada beberapa arah pencapaian, menganalisa seluruh ketidakpastian, menilai kapasitas, menentukan tujuan pencapaian dan menetukan langkah dalam pencapaianya. Maka dari itu, beliau berpesan agar dalam perkuliahan ini.

·         Prioritas

Prioritas merupakan sebuah keadaan dimana seseorang atau sesuatu di anggap penting di bandingkan dengan yang lainnya. Dalam hal ini, perjalanan menuntut ilmu di program pasca harus diprioritaskan juga fokus, agar segala apa yang menjadi kewajiban sebagai mahasiswa bisa terstuktur dan tentunya menghasilkan output yang maksimal dan tepat waktu.

·         Proaktif

Pribadi proaktif cenderung berfikir sebelum bertindak, sederhananya mampu memilih respon atau tanggapan. Ciri orang yang proaktif antara lain, tidak mudah tersinggung jika ada orang yang mengkritik atau menyalahkan, bertanggung jawab atas apa yang sudah di kerjakan, merubah diri agar tidak selamanya pada sesuatu yang tidak di sukai, berfikir posistif pada suatu keadaan dan pastinya memiliki arah tujuan hidup yang jelas. Maka dari itu kita sebagai orang yang berpendidikan harus memiliki sikap proaktif dalam kehidupan sehari-hari.

            Selain memaparkan konsep 3P ( perencanaan, prioritas dan proaktif ), beliau juga menjelaskan 4K ( kritis, kreativ, komunikatif dan kolaborasi ). Sebagai mahasiswa yang notabenya sebagai agen of change, baik di kampus atau di luar kampus, mahasiswa di  tuntut memiliki 4K, yaitu:

-          Kritis

Mahasiswa harus berani mengkritik tehadap sesuatu hal, yang mana hal tersebut tidak sesuai dengan aturan atau norma yang ada.

-          Kreativ

Mahasiswa harus  memiliki kreativas, yang mana dengan kreativitas tersebut akan memunculkan ide, gagasan, konsep baru atau hubungan baru antara ide, gagasan dan konsep yang sudah ada.

 

 

 

-          Komunikatif

Daalam artian mahasiswa harus mempnyai komunikasi yang efektif, yang mana dengan adanya komunikasi tersebut akan meningkatkan kemampuan berhubungan dengan berbabgai macam oarang dan mengetahui berbagai kondisi.

-          Kolaborasi

Manusia merupakan makhluk sosial dalam arti manusia tidak bisa hidup sendirian, jika ada manusia yang tidak berhubungan atau tidak berkolaborasi dengan sesama manusia lainnya, maka orang tersebut belum dikatakan manusia. Sebagai mahasiswa harus pandai berkolaborasi, berhubungan dengan masyarakat agar tercipta lingkungan sosial yang sehat dan juga produktif.

            Penyampaian terakhir oleh Dr. H. Faqihuddin Abdul Qodir, MA dalam perkuliahan mata kuliah Tafsir Dan Hadist Tarbawi ialah uraian tentang kisi-kisi umum yang jumlanya ada 14 macam dan yang paling menarik dari sistem Belajar Merdeka yang beliau terapkan ialah memanfaatkan teknologi yang ada yaitu Blog, yang mana tugas-tugas yang dimasukan di layanan Blog tersebut akan menjadi nilai tersendiri, akan menjadi memori yang nantinya bisa di akses pada waktu yang akan datang dan juga akan menjadi bahan perbandingan antara karya tulis sekarang dengan karya tulis di masa yang akan datang.

            Syukron Katsir, demikian yang bisa saya sampaikan, saran dan masukan tentunya saya tunggu dari Bapak Dosen dan Sahabat-Sahabat semua untuk perbaikan dalam pembuatan tulisan ini.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Welcome To Campus Merdeka

Nama                  : Muhammad Faiz Amali NIM                    : 21086030046 Mata Kuliah    : Tafsir dan Hadis Tarbawi Pengampu           : Dr. Faqihuddin Abdul Kodir, M.A   Welcome To Campus Merdeka             Selama ini pada dasarnya sebuah kampus sendiri menerapkan sistem pembelajaran dengan SKS yang hampir keseluruhan mengharuskan adanya kegiatan belajar didalam kelas. Ini menunjukkan kurangnya kemerdekaan belajar yang harus dijalankan oleh setiap mahasiswa dalam melakukan pembelajarannya.   Apa itu Merdeka belajar?                       Merdeka belajar adalah memberi kebebasan dan otonomi kepada  lembaga pendiikan, dan merdeka  dari birokratisasi, dosen dibebaskan dari birokrasi vang berbelit sert...

HAID (MENSTRUASI) DALAM TINJAUAN HADIS

  Nama                           : Mohammad Syahru Assabana Prodi                            : PAI-C NIM                             : 210860300 44 Mata Kuliah               : Tafsir dan Hadits Tarbawi   HAID (MENSTRUASI) DALAM TINJAUAN HADIS   Haid adalah darah yang dikeluarkan dari rahim apabila perempuan telah mencapai usia balig. Setiap bulan perempuan mengalami masa-masa haid dalam waktu tertentu. Jangka waktu haid minimal sehari semalam dan maksimal selama lima belas hari, namun umumnya adalah enam atau tu...

Haid (Menstruasi) dalam Tinjauan Hadis

  Nama                    : Umi Azizaturrosyidah Prodi                     : PAI-C NIM                       : 21086030051 Mata Kuiah           : Tafsir dan Hadits Tarbawi      Haid (Menstruasi) dalam Tinjauan Hadis Kewenangan dan hak pada perempuan dalam menentukan pilihan dan mengontrol tubuh, seksualitas, dan alat serta fungsi reproduksinya dapat dimulai dari adanya penelitian tentang hak reproduksi. Salah satu permasalahan yang dilekatkan pada perempuan adalah haid (menstruasi). Haid (menstruasi) merupakan siklus biologis-kodrati yang dialami perempuan dalam kelangsungan kesehatan reproduksi perempuan. Menstruasi sesungguhnya merupakan proses biologis yang terkait dengan pencapaian pematangan seks, kesuburan, kesehatan tubuh, dan perubahan (p...