Langsung ke konten utama

Semesta Menyambut Merdeka belajar

Oleh : Agus Lutfi Mahasiswa S2 PAI Pascarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon

NIM. 21086030036

Sabtu sore pukul 14.30 WIB 4 September 2021 seperti biasa perkuliahan di Pascasarjana S2 Jurusan Pendidikan Agama Islam berjalan dengan santai dan penuh semangat. Walaupun di masa pandemi, kita berlima belas kelas PAI-C tetap melaksanakan amanah dan komitmen dari lembaga Pendidikan Tinggi Islam yaitu IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk tetap melaksanakan proses pembelajaran, walaupun dengan menggunakan metode dalam jaringan (daring). Semua berjalan seperti biasa karena memang perkuliahan baru memasuki pekan kedua. Lalu, tibalah mata kuliah Hadist dan Tafsir Tarbawy sang dosen yang khas dengan teori Qiraah Mubadalah menghujam dan menohok hati kita agar dalam proses kuliah S2 ini berbeda dengan proses kuliah S1 yaitu dari segi konsep belajar dan pembelajarannya beliau ialah Dr. H. Faqihuddin Abdul Qodir, MA dosen lulusan S1 Universitas Damaskus Syiria. Beliau mengatakan ada kiat-kiat sukses dalam menempuh akademik di Pascarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon yaitu 3 P dan 4 K, kiat ini juga beliau laksanakan ketika masih belajar menjadi mahasiswa kata dosen yang lulusan S2 IIUM Malaysia dan S3 UGM Yogyakarta tersebut. Beliau mengarahkan kita semua bahwa belajar itu tidak terikat dengan tempat, waktu dan usia. Beliau juga mengharapkan agar mahasiswanya lebih disiplin di dalam menulis membuahkan karya tulis dan mulai merubah paradigma baru dalam belajar yaitu merdeka belajar.

Di dalam merdeka belajar ini semua mahasiswanya diarahkan dan dibudayakan agar mampu menulis berupa portofolio, karyanya di harapkan agar dikirim ke blog. Setiap kali pertemuan mahasiswa diwajibkan menulis portofolio lalu di kirim ke blog tersebut termasuk juga ketika membaca sebuah buku maka ringkasannya di jadikan portofolio lalu di kirim ke blog tersebut, tujuan dan harapannya agar tulisan – tulisan mahasiswanya dapat mewarnai dan memberikan sumbangsih pemikiran terhadap isu-isu pendidikan yang ada serta insyaa Allah menjadi barometer dalam rekonstruksi berupa usulan kepada stake holder para pemangku kebijakan dalam sektor pendidikan.

 

3 P dan 4 K             

Kiat sukses 3 P dan 4 K tersebut diantaranya ada P yang pertama ialah Perencanaan, di dalam mengarungi sebuah kehidupan setiap manusia harus mempunyai perencanaan yang matang, utamanya niat yang lurus dan prinsip atau dasar hidup yang murni karena Allah serta menjungjung tinggi komitmen. Seperti halnya dalam hadis yang sangat populer yang artinya “Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung dari niat”, hadist tersebut menjadi spirit di dalam merencanakan belajar yang sesungguhnya dalam dunia akademik utamanya di bangku perkuliahan, apalagi di masa pandemi yang seperti ini memungkinkan para mahasiswa mengkaburkan dan membiaskan niat di dalam belajar sehingga diperlukan stabilitas pemurnian niat dan pendalaman perencanaan agar kesuksesan belajar segera terwujud. P yang kedua yaitu Prioritas, Manusia mempunyai waktu 24 jam di dalam sehari, namun setiap manusia sering lalai di dalam mengisi dan mengarungi hari-harinya terbukti setiap hari kita lebih banyak disibukkan dengan hal-hal yang tidak bermanfaat seperti bersosial media yang kebablasan, nonton TV yang acaranya unfaedah dan kadang dijadikan tuntunan, ngobrol atau gosip sana sini yang berakhir perseteruan, dan lain-lain sehingga usia dan waktu kita terbuang sia-sia tanpa membekas keteladanan dan kebermanfaatan. Oleh karena itu, kita diingatkan dengan wahyu Allah SWT yaitu Surat Al-Asr yang artinya; Demi masa, Sungguh, manusia berada dalam kerugian.  Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.” Dengan ditambahkannya wahyu tersebut harapannya Mahasiswa dapat menjadi pionir dalam mengejawantahkan nilai-nilai akademik ke dalam dunia nyata sehingga menjadi kader rahmatan lil alamin bagi dunia luar utamanya sektor pendidikan. P yang ketiga, adalah Proaktif, Mahasiswa sebagai Agen of Change adalah manusia yang dibekali nalar dan kasta yang tinggi hendaknya menjadi Dinamisator dan fasilitator di dalam menjawab setiap tantangan zaman, realitasnya di tahun 1998 ketika krisis moneter terjadi di Indonesia,  Mahasiswa menjadi aktor di dalam perubahan fase demokrasi tersebut sehingga perannya di perhitungkan di dalam kancah politik nasional. Oleh karena itu, melalui ruang kuliah yang terbatas tersebut apalagi Cuma ruang zoom dimaksudkan agar para mahasiswa ikut terlibat aktif di dalam perkuliahan baik ketika adanya presentasi per pertemuan, maupun membuat portofolio dan tugas-tugas lainnya. Dengan ditambahkannya Surat Ar-Ra’d ayat 11 bahwasanya Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ayat ini menjadi pemantik semangat agar menjadi pribadi yang mencerahkan dan memberdayakan masyarakat dengan kita senantiasa melayani dengan sepenuh hati sehingga gelar Agen Of Change tidak hanya sebagai Lip of Service saja.       

            Kiat sukses 4 K adalah sebagai berikut, K yang pertama ialah Kritisisme, kritis disini bukan dalam hal kondisi namun lebih sebuah paradigma berpikir, corak yang dipakai ialah ontologi atau apa yang harus dilakukan dan darimana sumber pengetahuan tersebut, epistimologi atau bagaimanakah proses pengetahuan itu terbentuk, bagaimana kaidah-kaidahnya lalu bagaimanakah prinsip pengetahuan itu terbangun dan Aksiologi atau apa tujuan dari pengetahuan tersebut serta adakah hikmah yang terkandung dalam pengetahuan tersebut memungkinkan mahasiswa menjadi pribadi yang terdepan di dalam menjawab setiap permasalahan yang muncul di tengah masyarakat. Dengan di tambahkan Surat Al-A’raf ayat 179 yang artinya Dan sungguh, akan Kami isi neraka Jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah.” Maka setiap Mahasiswa akan dapat merasakan adanya ruh perkuliahan yang nyata walaupun di lakukan dengan daring, namun esensi atau hakikat dan tujuan dari proses perkuliahan di dapat. K yang kedua yaitu Kreatifisme, Mahasiswa sebagai Agen Of Control adalah manusia yang mampu mengontrol seluruh dinamika kehidupan dirinya dan orang lain utamanya ialah sebuah lingkungan rumahnya dalam wilayah yang sempit dan umumnya Negara dan bangsa dalam wilayah yang luas. Mahasiswa dimaksudkan mampu membuat terobosan-terobosan atau ide-ide segar dan inovasi yang mengakar yang dapat mendobrak kejumudan dan tebal atau kakunya suatu tatanan dosa-dosa jariyah masa lalu yang diwariskan oleh generasi masa lampau misalnya kuliah tidak tepat waktu, kurang disiplin dalam menghargai waktu, dan lain-lain. Dengan ditambahkan surat Al-Baqarah ayat 44 yang artinya Mengapa kamu menyuruh orang lain (mengerjakan) kebajikan, sedangkan kamu melupakan dirimu sendiri, padahal kamu membaca Kitab (Taurat)? Tidakkah kamu mengerti? semangat tersebut dapat terwujud bilamana Mahasiswa berpikir kreatif dengan cara berpikir out the box, berani dalam menanggung resiko, dan siap di tentang oleh orang lain pada umumnya. Hal tersebut hendaknya dijadikan sebuah pendulum semangat bukan sebagai penyurut semangat.

            K yang ketiga adalah Komunikatif, Manusia dengan inderanya yang sangat sempurna menghasilkan sebuah aktualisasi dari proses pentransfer budaya yaitu komunikasi baik komunikasi verbal ataupun lainnya. Komunikasi sebagai substansi di dalam kehidupan dimaksudkan sebagai jalan terpenting hablum minnas antar manusia, menjadi daya gebrak di dalam menyampaikan pesan, bagaimanakah ajaran itu tersampaikan utamanya ajaran Islam dan seperti apakah retorika dan gaya bahasa yang disampaikan menjadi acuan di dalam mengarungi kehidupan akademik Mahasiswa sehingga lebih efektif dan efesien di dalam membumikan nilai-nilai Islam. Oleh karena itu, dengan di tambahkan semangat Qaulan sadida atau tutur kata yang benar (An-Nisa ayat 9), Qaulan baligha atau tutur kata yang membekas pada jiwa mereka (An-Nisa ayat 63), dan Qaulan Karima atau perkataan yang mulia (Al-Isra ayat 23) dapat menjadi ghirah untuk melejitkan potensi setiap Mahasiswa. K yang keempat atau terakhir yaitu Kolaboratif, di era digital seperti yang sekarang ini, apalagi era industri 4.0 kolaborasi atau kerjasama menjadi suatu hal keniscayaan, karena dengan mengedepankan kerjasama atau kemitraan dengan orang lain dapat mendatangkan kemudahan-kemudahan dan atau beban masalah dari setiap pribadi dapat terselesaikan dengan lancar tanpa adanya hambatan baik dari sektor pendidikan, usaha, dan lain-lain. Dengan ditambahkan Surat Al Maidah ayat 2 “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah sangat berat siksaan-Nya.” Dapat menjadi suntikan semangat dalam mengarungi nikmat dan lezatnya menimba ilmu.

Semesta Menyambut Merdeka Belajar

            Merdeka Belajar adalah slogan terbaru bagi Menteri Pendidikan pada Kabinet Indonesia Maju era Joko Widodo yaitu Mas Nadiem Makarim. Slogan ini digulirkan agar adanya Rekonstruksi pendidikan yang bermutu diantaranya ialah guru tidak lagi menjadi pusat pembelajaran, murid diharapkan menjadi pribadi yang kreatif, inovatif, dan kompeten memiliki karakter yang beriman dan bertaqwa menghantarkan murid menjadi pribadi yang berdaya saing tinggi, lalu menghilangkan sistem ranking dan mengedepankan potensi dan bakat siswa. Guru tidak lagi disibukkan dengan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang ruet sehingga waktunya habis untuk membuat seabrek administrasi pembelajaran, lalu guru mengedepankan system zonasi di dalam penerimaan murid baru, murid tidak pusing dan cemas lagi di hadapkan dengan Ujian Nasional dan ujian-ujian lainnya yang ada hanyalah Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan Suvei Karakter serta proses kelulusan ditentukan atau diserahkan seluas-luasnya kepada Sekolah masing-masing sehingga dimaksudkan membuminya slogan tersebut dan memunculkan guru penggerak bagi proses pendidikan di masa yang akan datang termasuk juga di tataran pendidikan tinggi yaitu dengan adanya slogan kampus merdeka yaitu mahasiswa dirancang dan dicetak agar menjadi pribadi yang inovatif, kreatif dan kompeten serta berdaya saing dengan mengedepankan aspek sikap, keterampilan dan pengetahuan sehingga melahirkan mahasiswa yang mandiri dan progresif sesuai dengan kebutuhan zaman.

            Kaitannya dengan pesan Dr. H. Faqihuddin Abdul Qodir, MA tentang 3 P dan 4 K dengan merdeka belajar bahwasanya Mahasiswa di era digitalisasi hendaknya menjadi pelopor atau pionir di dalam mewarnai dan mengisi di ruang-ruang public, baik media social ataupun lainnya salah satunya ialah dengan blog, tujuannya agar dapat mencerahkan, menggerakkan, dan mengembangkan ide-ide atau gagasan-gagasan yang fresh di jadikan rujukan di dalam peningkatan sumber daya manusia di dalam sektor pendidikan, baik oleh pendidik maupun stake holder yang lain. Dapat meningkatkan marwah pendidik di mata profesi yang lain karena dengan ditempanya kelima belas mahasiswa Pascasarjana Jurusan S2 PAI melalui kuliah khususnya mata kuliah tafsir dan Hadits Tarbawi dimaksudkan dapat meningkatkan kompetensi professional, kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial sehingga dapat menjawab tantangan zaman. Tantangan yang dilontarkan dosen terkait ketentuan-ketentuan diatas hendaknya menjadi angin segar atau disambut dengan suka ria oleh para mahasiswa bukan dijadikan sebagai penghambat atau menurunkan motivasi di bidang akademik seperti halnya di dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah ayat 216 “Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” Mudah-mudahan kita selalu diberikan keistiqomahan dalam menempa diri menjadi manusia yang bermanfaat serta keitiqomahan dalam beribadah dalam menggapai ridho ilahi.  

           

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Welcome To Campus Merdeka

Nama                  : Muhammad Faiz Amali NIM                    : 21086030046 Mata Kuliah    : Tafsir dan Hadis Tarbawi Pengampu           : Dr. Faqihuddin Abdul Kodir, M.A   Welcome To Campus Merdeka             Selama ini pada dasarnya sebuah kampus sendiri menerapkan sistem pembelajaran dengan SKS yang hampir keseluruhan mengharuskan adanya kegiatan belajar didalam kelas. Ini menunjukkan kurangnya kemerdekaan belajar yang harus dijalankan oleh setiap mahasiswa dalam melakukan pembelajarannya.   Apa itu Merdeka belajar?                       Merdeka belajar adalah memberi kebebasan dan otonomi kepada  lembaga pendiikan, dan merdeka  dari birokratisasi, dosen dibebaskan dari birokrasi vang berbelit sert...

HAID (MENSTRUASI) DALAM TINJAUAN HADIS

  Nama                           : Mohammad Syahru Assabana Prodi                            : PAI-C NIM                             : 210860300 44 Mata Kuliah               : Tafsir dan Hadits Tarbawi   HAID (MENSTRUASI) DALAM TINJAUAN HADIS   Haid adalah darah yang dikeluarkan dari rahim apabila perempuan telah mencapai usia balig. Setiap bulan perempuan mengalami masa-masa haid dalam waktu tertentu. Jangka waktu haid minimal sehari semalam dan maksimal selama lima belas hari, namun umumnya adalah enam atau tu...

Haid (Menstruasi) dalam Tinjauan Hadis

  Nama                    : Umi Azizaturrosyidah Prodi                     : PAI-C NIM                       : 21086030051 Mata Kuiah           : Tafsir dan Hadits Tarbawi      Haid (Menstruasi) dalam Tinjauan Hadis Kewenangan dan hak pada perempuan dalam menentukan pilihan dan mengontrol tubuh, seksualitas, dan alat serta fungsi reproduksinya dapat dimulai dari adanya penelitian tentang hak reproduksi. Salah satu permasalahan yang dilekatkan pada perempuan adalah haid (menstruasi). Haid (menstruasi) merupakan siklus biologis-kodrati yang dialami perempuan dalam kelangsungan kesehatan reproduksi perempuan. Menstruasi sesungguhnya merupakan proses biologis yang terkait dengan pencapaian pematangan seks, kesuburan, kesehatan tubuh, dan perubahan (p...