PENGERTIAN TAFSIR TARBAWI DAN RUANG
LINGKUPNYA
Penulis : Muhammad Faiz Amali
NIM. 21086030046
A.
Pengertian
Tafsir Tarbawi
Pengertian
Tafsir Tarbawi terbagi menjadi dua kata yaitu Tafsir dan Tarbawi: pengertian
Tafsir menurut bahasa mengikuti wazan “Taf’il”, berasal dari akar kata Al-fasr
yang berarti menjelaskan menyingkap dan menampakkan atau menerangkan makna yang
abstrak. Kata kerjanya mengikuti wazan “Daraba-Yadribu”dan “Nasara-Yansuru”.
Dikatakan: fasara (asy-syai’a) yafsiru” dan “yafsuru fasran”. Sebagian ulama
berpendapat, kata tafsir adalah kata kerja yang terbalik, berasal dari “safara”
yang juga berarti menyingkap (al-khasyf). Tafsir adalah ilmu untuk memahami
kitabullah yang diturunkan kepada Muhammad, menjelaskan maknanya serta
mengeluarkan hukum dan hikmahnya.
Sedangkan
pengertian tarbawi yaitu, berasal dari Kata tarbawi/ pendidikan” yang mana kata
tersebut terjemahannya dalam bahasa Arab, yakni Rabba-Yurabbi-Tarbiyyatan. Kata
tersebut bermakna: pembimbing, pengasuhan dan pemeliharaan. Secara leksikal,
istilah al-tarbiyah tidak ditemukan dalam al-Qur'an.Akan tetapi ditemukan bahwa
al-Qur'an mempergunakan kata-kata yang akar katanya mempunyai sumber derivasi
(isytiqaq) yang sama dengan al-tarbiyah. Kata-kata yang dimaksudialah al-rabb,
rabbayani, nurabbi, ribbiyn, rabbani. Demikian pula, dalam hadis ditemukan
penggunaan istilah rabbani. Meskipun kelihatannya, semua istilah tersebut
mempunyai pola akar kata yang sama, namun masing-masingmempunyai konotasi makna
yang berbeda-beda.
Apabila
istilah al-tarbiyah dilacak maknanya dari kata al-rabb, maka ditemukan berbagai
konotasi makna yang diketengahkan oleh para pakar bahasa sebagai berikut :
Ø Louis
Ma’luf, mengartikan al-Rabb, pemilik, memperbaiki, perawatan, tambah, mengumpulkan,
dan memperindah.[1]
Ø Abi
Abdillah Muhammad bin Ahmad al-An،bari al-Qurthubi memberikan arti al-rabb
dengan pemilik, tuan, Yang Maha Memperbaiki, Yang Maha Pengatur, Yang Maha
Menambah, dan Yang Maha Menunaikan.[2]
Ø Menurut
Imam Fakhruddin al-Razi bahwa al-rabb merupakan kata yang seakar dengan
al-tarbiyah yang mempunyai makna al-tanmiyah (pertumbuhan dan perkembangan).
B.
Ruang
Lingkup
Ilmu
pendidikan Islam adalah model pendidikan yang merujuk pada nilai-nilai
ajaran-ajaran Islam, yang menjadikan Al-qur’an dan As-sunnah sebagai sumber
utamanya. Ruang lingkup pendidikan Islam ini, yaitu :[3]
1. Para
pendidik
2. Para
murid atau peserta didik
3. Materi
pendidikan
4. Perbuatan
mendidik
5. Metode
pendidikan
6. Evaluasi
pendidikan
7. Tujuan
pendidikan
8. Alat-alat pendidikan
9. Lingkungan
pendidikan
[1] Louis Ma’luf, al-Munjid fi al-Lughah wa al-A’lam (Cet. XXVII; Beirut: Dâr al- Masyriq, 1984), hlm. 243-24
[2] Abí Abdillâh Muhammad bin Ahmad al-An،ârí al-Qurthubí, al-Jâmi’ li-Ahkâmi al-Qur'ân, Jilid I (t.d), hlm. 136-137
[3] Beni Ahmad Saebani, Hendra Akhdiyat, Ilmu Pendidikan Islam 1, (Bandung: CV Pustaka Setia, 2009) hlm. 47

Komentar
Posting Komentar