NIM : 21086030040
Tanggal : 04 September 2021
Merdeka Belajar Menggali Potensi Mahasiswa Dalam Berpikir
Bismillahirrahmaanirrahiim, segala puji dan syukur senantiasa di panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karuniaNya. Sholawat serta salam semoga tetap terlimpah kepada kepada junjunan kita habibana wanabiyana Muhammad SAW, kepada keluarga, sahabat dan mudah – mudahan kita mendapatkan safaat di yaumil ahir. Aamiin ya Allah ya rabbalaalamiin.
Melalui mata kuliah Tafsir Hadis Tarbawi yang di bimbing oleh Bapak Dr. Faqihhudin Abdul Kodir MA, dengan perkuliahan dimulai pada hari sabtu tanggal 4 september 2021. Beliau menggambarkan bahwa pada era sekarang Campus menggalakan program memerdekakan mahasiswa dalam belajar. Yang notabene program ini merupakan terobosan menteri pendidikan Indonesia Bapak Nadiem Makarim tujuannya agar peserta didik bahagia dalam menempuh pendidikan. Pendidik diberikan kebebasan untuk mengakses ilmu. Sumber ilmu bukan hanya sebatas pada ruang kelas, guru,tetapi bisa diluar kelas, dimedia online atau internet, perpustakaan,dan juga lingkungan sekitar. Guru tidak lagi menjadi sumber utama.
Menurut Nadiem Makarim konsep ”merdeka belajar” paling tepat digunakan sebagai filosofi perubahan dari metode pembelajaran yang terjadi selama ini. Sebab dalam”merdeka belajar” terdapat kemandirian dan kemerdekaan bagi lingkungan pendidikan menentukan sendiri cara terbaik dalam proses pembelajaran.
Penerapan “Merdeka Belajar “ bukan tanpa hambatan. Ada beberapa kendala yang dihadapi di daerah,diantaranya:
1. Merdeka belajar belum maksimal karena masalah SDM
2. Mentalitas siswa dan guru
Program “merdeka belajar” merupakan salah satu metode pembelajaran yang baik. Seperti firman Allah SWT dalam Q.S An-Nahl :125 adalah berkenaan dengan kewajiban belajar dan pembelajaran serta metodenya. Yang artinya : Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik ,.....(an nahl:125).
Dan adapun kriteria seorang
pendidik idealnya memiliki 3P ;
Perencanaan, Prioritas dan Proaktif. Dengan harapan para pendidik akan
menjadi pribadi – pribadi yang Kritisme,
Kreatif, komunikatif, serta Kolaboratif.
Demikian Fortofolio 1 ini yang dapat saya susun mudah – mudahan kita mendapatkan hikmah dan manfaat. Mohon maaf atas segala kekurangan, tidak lupa saya haturkan terimakasih kepada Bapak Dr. Faqihhudin Abdul Kodir MA, buat rekan seperjuangan. Serta mohon saran dan kritiknya untuk lebih meningkatkan semangat kedepannya. Wassalamualaikum warahmatullahiwabarakatuh.

Komentar
Posting Komentar