NAMA : EEM NURAVIPAH
NIM : 21086030040
TGL : 17 – 09 – 2021
MK : TAFSIR DAN HADIS TARBAWI
DOSEN : Dr. H. FAQIHUDDIN ABDUL KODIR, MA
Keluarga Merupakan Sekolah Pertama
Tujuan
utama dari pendidikan dalam keluarga adalah penanaman iman dan moral terhadap
diri anak. Untuk itu keluarga hendaknya memiliki pola pembinaan terencana
terhadap anak. Dan diantara pola pembinaan terstruktur tersebut adalah;
1. Memberi suritauladan yang baik bagi anak dalam
berpegang teguh kepada ajaran – ajaran agama dan akhlak yang mulia.
2. Menyediakan bagi anak peluang dan suasana
praktis dimana mereka mempraktekan akhlak yang mulia yang diterima dari orang
tuanya.
3. Memberi tanggungjawab yang sesuai supaya mereka
merasa bebas memilih dalam tindak tanduknya.
4. Menunjukan bahwa keluarga selalu
mengawasimereka dengan sadar dan bijaksana dalam sikap dan tingkah laku
kehidupan sehari – hari.
5. Menjaga mereka dari pergaulan teman – teman
yang menyeleweng dan tempat – tempat yang dapat menimbulkan kerusakan moral.
Sangatlah penting pengalaman dan
pendidikan agama pada masa –masa pertumbuhan dan perkembangan seseorang. Untuk
itu peran orang tua dalam penanaman nilai – nilai dasar keagamaan bagi anak
semakin diperlukan. Dalam kaitannya dengan pendidikan anak dalam keluarga dapat
memberikan implikasi – implikasi sebagai berikut;
1. anak memiliki pengetahuan dasar – dasar
keagamaan . hal ini sangat penting sebab anak yang tidak terbiasa dalam
keluarganyadengan pengetahuan dan praktek – praktek keagamaan maka setelah
dewasa mereka tidak memiliki perhatian terhadap kehidupan keagamaan.
2. anak memiliki pengetahuan dasar akhlak.
Lingkungan keluarga harus merasa bertanggungjawab atas kelakuan
pembentukan watak,kesehatan jasmani dan rohani. Dengan demikian anak akan
memiliki pengetahuan tentang dasar – dasar akhlak.
3. anak memiliki pengetahuan dasar sosial
Anak adalah generasi penerus yang
dimasa depannya akan menjadi anggota masyarakat yang secara penuh dan mandiri.
Kehidupan
keluarga dibangun atas hubungan – hubungan sosial yang diatasnya terletak
tanggung jawab penting terhadap orang perorang dan terhadap masyarakat umum. Lingkungan
sosial bagi anak yang pertama adalah rumah. Disanalah terdapat hubungan yang
pertama antara anak dan orang tua.
Rasulullah
saw sangat penyayang terhadap anak – anak baik terhadap keturunan beliau
ataupun terhadap anak orang lain. Seperi Hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah r
.a bahwa suatu ketika Rasulullah saw mencium Hasan bin Ali dan didekatnya ada
al Aqra bin Hayis sedang duduk. Ia
kemudian berkata ’’ Aku memiliki sepuluh orang anak dan tidak pernah aku
mencium seorang pun dari mereka. Rasulullah bersabda barang siapa yang tidak
mengasihi maka ia tidak akan dikasihi.
Demikian tulisan ini saya buat semoga bermanfaat, atas segala kekurangan saya mohon maaf. Terimakasih kepada Dosen Pengampu tak lupa saya ucapkan terimakasih kepada rekan. Ahirukalam Wassalamualaikum wr.wb .
Komentar
Posting Komentar